Q
Rabu, 08 Desember 2010
Rabu, 01 Desember 2010
Menghapus Jejak Mu
30 November 2010
hari itu mungkin terakhir aku menghubungi kamu
setelah hari itu aku harus benar2 bisa menghapus jejakmu
karena berteman dengan kamu aku belum menemukan arti dari ketulusan
karena berteman dengan kamu aku makin sulit
menemukan orang untuk benar2 dapat dipercaya
sekarang ketidakpercayaan ku terhadap orang semakin bertambah
setelah aku mengenal sosok kamu yang katanya
kamu beda daripada yang lain
1 Desember 2010
Q akan menghapus semua tentang kamu
di mulai dari cerita tentang kamu dan aku
Mulai dari no hp mu, Fb mu, dan mungkin Pertemanan itu
Q harus benar2 siap dengan keputusanku
untuk menghapus jejakmu
Maafkan Q terlalu egois dengan keputusan ku
tapi aku harus berbuat itu
agar aku tidak mengulang kesalahan yang sama
haruskah ku ucapkan selamat tinggal........!!!!!!!!!!!!!???????
hari itu mungkin terakhir aku menghubungi kamu
setelah hari itu aku harus benar2 bisa menghapus jejakmu
karena berteman dengan kamu aku belum menemukan arti dari ketulusan
karena berteman dengan kamu aku makin sulit
menemukan orang untuk benar2 dapat dipercaya
sekarang ketidakpercayaan ku terhadap orang semakin bertambah
setelah aku mengenal sosok kamu yang katanya
kamu beda daripada yang lain
1 Desember 2010
Q akan menghapus semua tentang kamu
di mulai dari cerita tentang kamu dan aku
Mulai dari no hp mu, Fb mu, dan mungkin Pertemanan itu
Q harus benar2 siap dengan keputusanku
untuk menghapus jejakmu
Maafkan Q terlalu egois dengan keputusan ku
tapi aku harus berbuat itu
agar aku tidak mengulang kesalahan yang sama
haruskah ku ucapkan selamat tinggal........!!!!!!!!!!!!!???????
Rabu, 13 Oktober 2010
Mungkinkah
Pertemuan pertamaku dengan dia begitu mengesankan. Tak ada sedikitpun keraguanku terhadapnya. Tapi setelah beberapa hari aku melihat dan bercakap-cakap dengannya, Q mulai ragu terhadapnya. Aku merasa takut terhadapnya, caranya bicara dan tingkah lakunya mengingatkan aku pada masa laluku. Gaya bicara kembali menggoreskan luka lama yang sebenarnya sudah tertutup dan mungkin takkan tergores kembali.
Kehadirannya begitu membuat aku tidak nyaman dan serba salah. Aku mulai bingung dengan sikapku sendiri, bagaimana mungkin aku membenci orang yang tidak mempunyai salah padaku, bagaimana mungkin aku membenci orang yang baru aku kenal padahal orang tersebut begitu baik. Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa ngerasa nyaman dengan keadaan ini....????
Sikapku begitu membuat dia bingung terhadapku dan seakan-akan dia telah mengekang langkahku, padahal sebenarnya aku tidak merasa seperti itu. Begitu sulit aku menerima keadaan ini sehingga membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan keadaanku yang seperti ini. Sekarang aku bingung apa yang harus aku lakukan agar aku bisa membuat orang yang berada didekatku merasa nyaman dengan keadaanku saat ini.
Mungkinkah ini yang di namakan trauma....????
Mungkinkah Q belum siap to mencoba kembali....????
Atau mungkinkah Q benar2 takut untuk mencobanya kembali....????
Semoga ini bukan rasa takut yang berlebihan....
Semoga aku dapat melawan rasa takutku ini.....
Dan Semoga Q siap dengan semua keputusan ku ini....
Mungkinkah aku mampu membuat orang-orang disekitarku merasa nyaman
Mungkinkah aku siap dengan pertemuan-pertemuan ku selanjutnya
Dan atau mungkinkah aku akan selalu seperti ini...
Kehadirannya begitu membuat aku tidak nyaman dan serba salah. Aku mulai bingung dengan sikapku sendiri, bagaimana mungkin aku membenci orang yang tidak mempunyai salah padaku, bagaimana mungkin aku membenci orang yang baru aku kenal padahal orang tersebut begitu baik. Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa ngerasa nyaman dengan keadaan ini....????
Sikapku begitu membuat dia bingung terhadapku dan seakan-akan dia telah mengekang langkahku, padahal sebenarnya aku tidak merasa seperti itu. Begitu sulit aku menerima keadaan ini sehingga membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan keadaanku yang seperti ini. Sekarang aku bingung apa yang harus aku lakukan agar aku bisa membuat orang yang berada didekatku merasa nyaman dengan keadaanku saat ini.
Mungkinkah ini yang di namakan trauma....????
Mungkinkah Q belum siap to mencoba kembali....????
Atau mungkinkah Q benar2 takut untuk mencobanya kembali....????
Semoga ini bukan rasa takut yang berlebihan....
Semoga aku dapat melawan rasa takutku ini.....
Dan Semoga Q siap dengan semua keputusan ku ini....
Mungkinkah aku mampu membuat orang-orang disekitarku merasa nyaman
Mungkinkah aku siap dengan pertemuan-pertemuan ku selanjutnya
Dan atau mungkinkah aku akan selalu seperti ini...
Minggu, 26 September 2010
Terima Kasih
Terima kasih...........
untuk semua yang telah diberikan kepadaku
atas waktu, tenaga, pikiran & Motivasi
Itu semua sangat berarti untukku
Aku sangat bahagia bisa mengenal mu
karena engkau aku dapat tempat yang layak
karena engkau aku dapat teman-teman yang banyak
karena engkau aku dapat sahabat
karena engkau aku dapat keluarga baru
karena engkau aku dapat bertahan di tempat ini
engkau sangat berarti untukku
Terima Kasih....
atas semua yang telah kau berikan padaku
engkau sangat tulus dalam memberi
engkau sangat mulia dalam mengasihi
semoga engkau tetap menjadi yang terbaik
untukku dan teman-temanku
untuk hari ini,esok ataupun lusa nantiJumat, 03 September 2010
Kecewa
Langkah ku kian tak pasti
Melangkah tak sampai tujuan
Harapan indah ku tentang mu
Telah sirna seiring berlalunya waktu....
Kumenunggu tanpa batas waktu
Kutunggu dirimu tanpa jemu
Ku tahu ada sesuatu pada dirimu
Namun ku tak tahu....
Hatiku tak penuh dengan cerita cintamu
Hingga ku terjerat
Hatiku yang lugu
Telah kau racuni dengan kata-kata indahmu....
Tanpa ku sadari
Kau telah menoreh luka dihatiku
Inilah hatiku yang mudah rapuh
Ku tak tahu apa permainanmu.........
Kini ku tahu
Ternyata ini cinta sesaat darimu
Terima kasih sandiwara cintamu
Ku tahu kau tak cinta aku.......
Melangkah tak sampai tujuan
Harapan indah ku tentang mu
Telah sirna seiring berlalunya waktu....
Kumenunggu tanpa batas waktu
Kutunggu dirimu tanpa jemu
Ku tahu ada sesuatu pada dirimu
Namun ku tak tahu....
Hatiku tak penuh dengan cerita cintamu
Hingga ku terjerat
Hatiku yang lugu
Telah kau racuni dengan kata-kata indahmu....
Tanpa ku sadari
Kau telah menoreh luka dihatiku
Inilah hatiku yang mudah rapuh
Ku tak tahu apa permainanmu.........
Kini ku tahu
Ternyata ini cinta sesaat darimu
Terima kasih sandiwara cintamu
Ku tahu kau tak cinta aku.......
Love
"Cinta memberi pelajaran bagi yang belum mengetahui"
Belajar tegar saat tersakiti.....
Belajar ikhlas saat ada masalah....
Belajar tulus dalam memberi....
Belajar yakin saat bimbang dan ragu....
Belajar setia ketika jauh....
Belajar bijak kala ada masalah....
Belajar semangat saat putus asa...
Belajar tegar saat tersakiti.....
Belajar ikhlas saat ada masalah....
Belajar tulus dalam memberi....
Belajar yakin saat bimbang dan ragu....
Belajar setia ketika jauh....
Belajar bijak kala ada masalah....
Belajar semangat saat putus asa...
Kesedihan
"maafkan aku bersikap seperti ini padamu"
Sekarang aku sudah tau isi hatimu.... sekarang akupun tak banyak berharap lagi padamu. Percuma aku selalu berharap padamu, karena semua telah aku ketahui dengan pengakuan mu itu. Kau sudah tak seperti dulu yang aku temui, sifat mu yang lembut cara mu yang baik tak pernah aku dapatkan lagi dari dirimu. semuanya telah hilang dibawa oleh sikap egoismu dan kebohongan yang telah kau lakukan padaku.
Rasa sayang & cinta mu yang pernah kau berikan padaku dulu, kini telah kau berikan pada yang lain. Bahkan kau tak pernah sedikitpun memperdulikan ku lagi. Kau bukan lagi malaikat yang bisa menjaga dan membahagiakan ku kini, kau telah hilang. Dan kini tak ada sedikitpun yang tersisa rasa sayang di hatimu untukku.
Walau aku sedih dengan cara mu, tapi aku sangat berterima kasih padamu. Karena selama ini kau sudah bisa menjaga, menyayangi dan memberi aku rasa dihidupku ini. Aku minta maaf, jika aku selama ini sudah buat dirimu kesal dengan segala tingkah ku, memang mungkin aku bisa dibilang anak kecil yang cengeng dan manja, tapi 'ya' itulah aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku.
Tapi kau tak pernah bisa mengerti aku dan mencoba untuk selalu buat aku tenang. Aku sangat sedih mendengar pengakuanmu itu. tapi aku mencoba tuk tegar dengan semua keadaanku karena aku yakin semua pasti bisa aku lalui walau tanpa hadirmu lagi. Aku sangat berterima kasih dengan Tuhan (Allah SWT) telah dipertemukan dengan orang sepertimu. Karena dengan mengenal mu aku banyak dapat pelajaran untuk meniti hidup ke depan. Walaupun sejujurna mengenalmu adalah sakit untukku tapi aku tetap mengambil hikmah dari ini semua. Aku sangat berharap setelah kejadian ini, aku tidak akan menemukan orang sepertimu lagi.
Aku harap mulai sekarang aku juga harus bisa mengerti dengan kondisi hatimu, yang menganggap aku tak ada. Dari itulah aku merasa percuma selalu sayang dan cinta dengan dirimu yang tak pernah anggap aku ada. Berarti cinta dan sayang ku ini sia-sia dan mungkin hanya bisa aku pendam saja. Jadi saat cinta itu pergi, lepaskanlah dengan manis & senyuman walaupun hati tak semanis senyuman itu sendiri. Karena Aku yakin bahwa saat kita kehilangan, kita harus percaya bahwa itu adalah yang terbaik buat kita.
Oleh sebab itulah saat kita disakiti, kita harus tau bahwa hidup bukan untuk hari ini saja, karena masih ada hari esok yang mungkin lebih indah yang harus kita jalani.
Sekarang aku sudah tau isi hatimu.... sekarang akupun tak banyak berharap lagi padamu. Percuma aku selalu berharap padamu, karena semua telah aku ketahui dengan pengakuan mu itu. Kau sudah tak seperti dulu yang aku temui, sifat mu yang lembut cara mu yang baik tak pernah aku dapatkan lagi dari dirimu. semuanya telah hilang dibawa oleh sikap egoismu dan kebohongan yang telah kau lakukan padaku.
Rasa sayang & cinta mu yang pernah kau berikan padaku dulu, kini telah kau berikan pada yang lain. Bahkan kau tak pernah sedikitpun memperdulikan ku lagi. Kau bukan lagi malaikat yang bisa menjaga dan membahagiakan ku kini, kau telah hilang. Dan kini tak ada sedikitpun yang tersisa rasa sayang di hatimu untukku.
Walau aku sedih dengan cara mu, tapi aku sangat berterima kasih padamu. Karena selama ini kau sudah bisa menjaga, menyayangi dan memberi aku rasa dihidupku ini. Aku minta maaf, jika aku selama ini sudah buat dirimu kesal dengan segala tingkah ku, memang mungkin aku bisa dibilang anak kecil yang cengeng dan manja, tapi 'ya' itulah aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku.
Tapi kau tak pernah bisa mengerti aku dan mencoba untuk selalu buat aku tenang. Aku sangat sedih mendengar pengakuanmu itu. tapi aku mencoba tuk tegar dengan semua keadaanku karena aku yakin semua pasti bisa aku lalui walau tanpa hadirmu lagi. Aku sangat berterima kasih dengan Tuhan (Allah SWT) telah dipertemukan dengan orang sepertimu. Karena dengan mengenal mu aku banyak dapat pelajaran untuk meniti hidup ke depan. Walaupun sejujurna mengenalmu adalah sakit untukku tapi aku tetap mengambil hikmah dari ini semua. Aku sangat berharap setelah kejadian ini, aku tidak akan menemukan orang sepertimu lagi.
Aku harap mulai sekarang aku juga harus bisa mengerti dengan kondisi hatimu, yang menganggap aku tak ada. Dari itulah aku merasa percuma selalu sayang dan cinta dengan dirimu yang tak pernah anggap aku ada. Berarti cinta dan sayang ku ini sia-sia dan mungkin hanya bisa aku pendam saja. Jadi saat cinta itu pergi, lepaskanlah dengan manis & senyuman walaupun hati tak semanis senyuman itu sendiri. Karena Aku yakin bahwa saat kita kehilangan, kita harus percaya bahwa itu adalah yang terbaik buat kita.
Oleh sebab itulah saat kita disakiti, kita harus tau bahwa hidup bukan untuk hari ini saja, karena masih ada hari esok yang mungkin lebih indah yang harus kita jalani.
Minggu, 15 Agustus 2010
Kejujuran
Jujur adalah sebuah kata yang mungkin sebagian orang sudah mengenalnya. kejujuran sangat penting dalam menjalankan kehidupan ini karena dengan kejujuranlah seseorang dapat bergaul dengan mudah di lingkungan sekitarnya.
Kejujuran di jaman sekarang ini adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dicari bahkan jarang ditemui. Sering orang-orang membahas tentang pentingya menghargai sebuah kejujuran, tapi dia sendiri tidak jujur tentang dirinya sendiri.
Jika seseorang sangat menghargai sebuah kejujuran tapi dirinya sendiri tidak bisa jujur, pantaskah dia disebut pembohong???.
Mungkin ini sebuah pertanyaan kecil, tapi mungkin akan berdampak besar bagi yang telah berbuat demikian. Aku bukan salah seorang yang jujur tapi aku ingin selalu berusaha untuk jujur. Dalam kenyataanya melakukan hal yang jujur adalah sesuatu yang sulit untuk seseorang lakukan dalam kehidupannya.
Berkata jujurlah walau itu hal yang menyakitkan sekalipun. Karena dengan jujur beban yang kita rasakan mungkin akan terasa lebih ringan. Akan kita bisa berbuat jujur terhadap siapa saja yang kita temui??? Mampu kita berlaku jujur terhadap pekerjaan yang kita jalani??? Apakah Kejujuran itu sudah ada pada diri kita??? Sudah Bisakah kita berbicara jujur apa adanya???.
Aku mulai terinspirasi untuk belajar tentang makna pentingnya menghargai sebuah kejujuran dari seorang sahabat. Aku benar-benar terinspirasi, sepertinya dia adalah orang yang sangat menghargai kejujuran. Aku senang bisa belajar banyak tentang kejujuran dengan sahabatku, walau aku belum begitu mengenal sosok dia tapi aku bangga bisa kenal dengannya.
Dari awal dia selalu menekan aku untuk selalu berkata jujur walau itu menyakitkan, karena dia sangat menghargai sebuah kejujuran tersebut. Menurut dia sebuah kejujuran adalah hal yang sangat mahal harganya dan tidak bisa dibeli dengan uang sekalipun.
Sebelum aku kenal sang sahabat aku sulit untuk mempercayai seseorang yang berkata jujur karena aku terlalu sering menemui orang yang tidak jujur, tapi bukan berati orang tersebut tidak bisa jujur. Jujur dan jujur adalah modal utama dalam persahabatan. Mungkin itu hal yang paling dia tekankan dalam menjalin pertemanan.
Aku rasa semua orang ingin mempunyai teman yang jujur dan selalu menghargai kejujuran. Akupun semakin ingin berusaha untuk menjadi orang yang jujur dan apa adanya. Sahabat selalu mengingatkan aku saat aku salah.
Tapi sahabat yang ku anggap telah memberiku inspirasi tentang pentingnya menghargai makna kejujuran dalam kehidupan ternyata dia tidak bisa memaknai kejujuran itu sendiri. Jangankan jujur untuk orang lain untuk dirinya sendiri ternyata dia tidak bisa jujur sama sekali. Aku ungkapkan kekecewaanku tapi dia anggap aku telah merendahkan dirinya. Dia mungkin marah dan kecewa ke aku tapi aku lebih kecewa lagi dengan semua ketidak jujurannya. Aku sangat menghargai persahabatan sekalipun pertemanan itu terjalin dari dunia maya, tapi ternyata tidak dengan sahabat.
Mungkin ini adalah inspirasi untuk para sahabat,"Jangan membicarakan tentang makna pentingnya menghargai sebuah kejujuran, kalau kita sendiri belum bisa jujur terhadap diri sendiri. Bagaimana mau jujur ke orang lain kalau dengan diri sendiri kita tidak bisa jujur".
Kejujuran di jaman sekarang ini adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dicari bahkan jarang ditemui. Sering orang-orang membahas tentang pentingya menghargai sebuah kejujuran, tapi dia sendiri tidak jujur tentang dirinya sendiri.
Jika seseorang sangat menghargai sebuah kejujuran tapi dirinya sendiri tidak bisa jujur, pantaskah dia disebut pembohong???.
Mungkin ini sebuah pertanyaan kecil, tapi mungkin akan berdampak besar bagi yang telah berbuat demikian. Aku bukan salah seorang yang jujur tapi aku ingin selalu berusaha untuk jujur. Dalam kenyataanya melakukan hal yang jujur adalah sesuatu yang sulit untuk seseorang lakukan dalam kehidupannya.
Berkata jujurlah walau itu hal yang menyakitkan sekalipun. Karena dengan jujur beban yang kita rasakan mungkin akan terasa lebih ringan. Akan kita bisa berbuat jujur terhadap siapa saja yang kita temui??? Mampu kita berlaku jujur terhadap pekerjaan yang kita jalani??? Apakah Kejujuran itu sudah ada pada diri kita??? Sudah Bisakah kita berbicara jujur apa adanya???.
Aku mulai terinspirasi untuk belajar tentang makna pentingnya menghargai sebuah kejujuran dari seorang sahabat. Aku benar-benar terinspirasi, sepertinya dia adalah orang yang sangat menghargai kejujuran. Aku senang bisa belajar banyak tentang kejujuran dengan sahabatku, walau aku belum begitu mengenal sosok dia tapi aku bangga bisa kenal dengannya.
Dari awal dia selalu menekan aku untuk selalu berkata jujur walau itu menyakitkan, karena dia sangat menghargai sebuah kejujuran tersebut. Menurut dia sebuah kejujuran adalah hal yang sangat mahal harganya dan tidak bisa dibeli dengan uang sekalipun.
Sebelum aku kenal sang sahabat aku sulit untuk mempercayai seseorang yang berkata jujur karena aku terlalu sering menemui orang yang tidak jujur, tapi bukan berati orang tersebut tidak bisa jujur. Jujur dan jujur adalah modal utama dalam persahabatan. Mungkin itu hal yang paling dia tekankan dalam menjalin pertemanan.
Aku rasa semua orang ingin mempunyai teman yang jujur dan selalu menghargai kejujuran. Akupun semakin ingin berusaha untuk menjadi orang yang jujur dan apa adanya. Sahabat selalu mengingatkan aku saat aku salah.
Tapi sahabat yang ku anggap telah memberiku inspirasi tentang pentingnya menghargai makna kejujuran dalam kehidupan ternyata dia tidak bisa memaknai kejujuran itu sendiri. Jangankan jujur untuk orang lain untuk dirinya sendiri ternyata dia tidak bisa jujur sama sekali. Aku ungkapkan kekecewaanku tapi dia anggap aku telah merendahkan dirinya. Dia mungkin marah dan kecewa ke aku tapi aku lebih kecewa lagi dengan semua ketidak jujurannya. Aku sangat menghargai persahabatan sekalipun pertemanan itu terjalin dari dunia maya, tapi ternyata tidak dengan sahabat.
Mungkin ini adalah inspirasi untuk para sahabat,"Jangan membicarakan tentang makna pentingnya menghargai sebuah kejujuran, kalau kita sendiri belum bisa jujur terhadap diri sendiri. Bagaimana mau jujur ke orang lain kalau dengan diri sendiri kita tidak bisa jujur".
Rabu, 11 Agustus 2010
Kehilangan
" mungkin ini terakhir kito jalan-jalan......."
kata-kata itulah yang sering diucapkan oleh teman-teman ku saat kami berkumpul setelah sekian lamanya aku dan teman-teman tidak berkumpul bersama lagi. Aku rindu dengan suasana disaat kita sering kumpul bersama-sama. Rakihan tempat wisata terakhir yang kami kunjungi secara bersama-sama, tempat ini (Rakihan) banyak menyisakan cerita indah yang mungkin tidak bisa aku dan teman-temanku lupakan.Rakihan oh Rakihan engkau begitu banyak menyimpan kenangan indah yang tak terlupakan antara aku dan teman-teman.
Dalam perjalanan menuju Wisata Rakihan banyak sekali hambatan yang kami lalui, walaupun banyak hambatan dan pada akhirnya kamipun sampai ke tujuan Wisata dalam keadaan aman terkendali.sebelum wisata rakihan kami kunjungi, kami sudah terlebih dulu mengunjungi tempat-tempat wisata yang lain.
Manduriang misalnya, pertualangan menuju air terjun tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilalui, karena untuk menuju tempat itu kami berjalan kaki membutuhkan waktu kurang lebih dua jam. Walaupun tempatnya jauh itu semua tidak terasa berkat kebersamaan, canda gurau yang kami lalui dalam perjalanan. Semua kepenatan terbayar sudah setelah kami sampai di tempat wisata itu.
Wisata Manduriang " Wow..... Bagus nian E tempat ini...." itulah kata-kata yang kami ucapkan setelah kami sampai di air terjun itu. Dalam perjalanan menuju wisata ini kami banyak melawati hutan-hutan yang masih hijau dan mungkin jarang dijamah oleh tangan manusia. Kami melewati air sungai yang deras, lorong-lorong bebatuan yang besar dan terjal.Itu semua mungkin sulit dilalui tanpa adanya kebersamaan dan kasih sayang kami antara sesama teman.
Persahabatan yang kami jalin sudah selayaknya sebuah bangunan yang kokoh dan kuat yang mungkin tidak akan hancur oleh gangguan apapun. Tapi itu semua hanyalah harapan yang seakan harapan itu hanyalah sia-sia belaka. Aku takkan melupakan semuanya tentang kalian ( para sahabatku ), aku harap kalian begitupun sebaliknya ke aku.
Sekarang kami sudah hampir tidak pernah berkumpul lagi, jangankan untuk berkumpul untuk bertemupun kami sulit, akankah terulang lagi masa-masa indah itu.
Aku ingin kembali lagi berkumpul dengan para sahabatku seperti waktu dulu, tapi itu tidak mungkin. ini mungkin hanyalah sebuah harapan dan mungkin akan sia-sia.
Ada ungkapan " setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan", dulu aku kurang percaya dengan kata-kata itu tapi sekarang aku mulai percaya dengan ungkapan itu. ternyata sebuah ungkapan itu kini jadi kenyataan yang aku alami sendiri.
Para sahabatku dimana kalian sekarang.....???
Akankah kalian masih mengingat persahabatan di antara kita.....???
Akankah kita bisa berkumpul lagi..........???
Aku Rindu saat-saat kebersamaan & kekeluargaan yang kita jalin....???
Mengapa semua begitu cepat berlalu......???
Dalam perjalanan menuju Wisata Rakihan banyak sekali hambatan yang kami lalui, walaupun banyak hambatan dan pada akhirnya kamipun sampai ke tujuan Wisata dalam keadaan aman terkendali.sebelum wisata rakihan kami kunjungi, kami sudah terlebih dulu mengunjungi tempat-tempat wisata yang lain.
Manduriang misalnya, pertualangan menuju air terjun tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilalui, karena untuk menuju tempat itu kami berjalan kaki membutuhkan waktu kurang lebih dua jam. Walaupun tempatnya jauh itu semua tidak terasa berkat kebersamaan, canda gurau yang kami lalui dalam perjalanan. Semua kepenatan terbayar sudah setelah kami sampai di tempat wisata itu.
Wisata Manduriang " Wow..... Bagus nian E tempat ini...." itulah kata-kata yang kami ucapkan setelah kami sampai di air terjun itu. Dalam perjalanan menuju wisata ini kami banyak melawati hutan-hutan yang masih hijau dan mungkin jarang dijamah oleh tangan manusia. Kami melewati air sungai yang deras, lorong-lorong bebatuan yang besar dan terjal.Itu semua mungkin sulit dilalui tanpa adanya kebersamaan dan kasih sayang kami antara sesama teman.
Persahabatan yang kami jalin sudah selayaknya sebuah bangunan yang kokoh dan kuat yang mungkin tidak akan hancur oleh gangguan apapun. Tapi itu semua hanyalah harapan yang seakan harapan itu hanyalah sia-sia belaka. Aku takkan melupakan semuanya tentang kalian ( para sahabatku ), aku harap kalian begitupun sebaliknya ke aku.
Sekarang kami sudah hampir tidak pernah berkumpul lagi, jangankan untuk berkumpul untuk bertemupun kami sulit, akankah terulang lagi masa-masa indah itu.
Aku ingin kembali lagi berkumpul dengan para sahabatku seperti waktu dulu, tapi itu tidak mungkin. ini mungkin hanyalah sebuah harapan dan mungkin akan sia-sia.
Ada ungkapan " setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan", dulu aku kurang percaya dengan kata-kata itu tapi sekarang aku mulai percaya dengan ungkapan itu. ternyata sebuah ungkapan itu kini jadi kenyataan yang aku alami sendiri.
Para sahabatku dimana kalian sekarang.....???
Akankah kalian masih mengingat persahabatan di antara kita.....???
Akankah kita bisa berkumpul lagi..........???
Aku Rindu saat-saat kebersamaan & kekeluargaan yang kita jalin....???
Mengapa semua begitu cepat berlalu......???
Langganan:
Postingan (Atom)